- Berita Utama, News, Travel

Santri Agen Disrupsi dan Inovator Pendidikan

Jakarta: Pendidikan pesantren memiliki peran perkembangan pendidikan di Indonesia khususnya pendidikan karakter.

Pakar pendidikan dan pesantren yaitu Najella Syihab mengatakan, untuk itu, santri harus menjadi agen disrupsi dan inovator pendidikan.

“Berbicara tentang pendidikan, harus ada disrupsi dan inovasi yang massif karena berbicara perubahan pendidikan memiliki waktu yang lama untuk mencapai sebuah tujuan. Maka di sinilah peran santri sebagai agen Disrupsi dan Inovasi dalam pendidikan” ujar Najella dalam diskusi sesi terakhir dari peringatan Hari Santri Nasional yang di adakan oleh FunIslam dan Forum Komunikasi Mahasiswa Tafsir Hadis se-Indonesia (FKMTHI), ditulis Kamis (21/10/2021).

Sesi terakhir dari peringatan Hari Santri Nasional yang diadakan oleh FunIslam dan FKMTHI mengusung tema pendidikan.

Sesi yang dilaksanakan secara daring ini dihadiri oleh Andi Rahman, dan Asrorun Niam. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 150 peserta yang tergabung dalam zoom meeting.

Asrorun Niam yang merupakan Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora RI menambahkan, bahwa identik santri bukan hanya sekedar kaum sarungan tapi insan terpelajar yang memiliki kiprah di masyarakat.

“Khususnya di bidang pendidikan, santri memiliki kewajiban untuk mengamalkan al-muhafazatu ‘ala al-qadm al-shalih wa al-akhdzu bi al-jadid al-aslah,” tandas Asrorun.

Sesi terakhir ini menjadi penutup rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional yang di selenggarakan oleh FunIslam dan FKMTHI.

Founder FunIsam, Thoriq Majid menambahkan bahwa harapan dilaksanakannya rangkaian peringatan Hari Santri Nasional ini adalah mempersiapkan agar santri mampu mengambil peran dari berbegai lapisan bidang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *