Hasil Penjualan Mobil Sebelum PPnBM Diperpanjang

Jakarta: Relaksasi PPnBM 100 persen untuk 23 mobil maksimal 1.500 cc pada Maret-Mei terbukti membuat total penjualan nasional meroket.

Bahkan kondisinya saat ini lebih besar permintaan daripada unit yang sanggup disediakan.

Mengutip CNN, Selasa (15/6/2021), berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), catatan wholesales pada Januari sebesar 52 ribu unit, kemudian pada Februari 49 ribu unit.

Sementara pada Maret angkanya melonjak menjadi nyaris 85 ribu unit, lantas pada April nyaris 79 ribu unit, dan Mei 54 ribu unit, dengan selama total tiga bulan ini 218.638 unit.

Hasil pada Mei yang turun merupakan fenomena rutin sebab bertepatan libur Lebaran yang membuat masa kerja efektif berkurang.

Wholesales adalah penjualan Agen Pemegang Merek ke dealer atau bisa juga dikatakan distribusi unit sebelum terjual ke konsumen.

Sementara angka retail yang berarti pembelian konsumen dari dealer pada Januari cuma 53 ribu unit dan Februari 46 ribu unit.

Pertumbuhan signifikan terlihat pada Maret yakni sebanyak 77 ribu unit, April 79 ribu unit, dan Mei 64 ribu unit. Total retail pada periode Maret-Mei sebesar 221.189 unit.

Jika hasil wholesales dan retail Maret-Mei dibandingkan maka terlihat terdapat selisih sekitar 2.500 unit dimana retail lebih besar daripada wholesales. Ini artinya permintaan mobil baru lebih banyak dari kesanggupan dealer atau pabrik menyuplai kendaraan.

Mesti diketahui pula hasil total penjualan mobil ini berlaku untuk semua jenis, termasuk mobil penumpang dan mobil komersial.

Selain 23 mobil maksimal 1.500 cc dengan PPnBM 100 persen, pemerintah juga memberlakukan relaksasi PPnBM buat mobil 1.501-2.500 cc mulai April.

Menurut Kementerian Perindustrian (Kemenperin) penjualan mobil baru pada Maret naik 28,85 persen, sedangkan pada April naik 227 persen jika dikomparasi dengan periode sama pada 2020.

Penjualan bulanan juga disebut telah mendekati level normal, atau masa sebelum pandemi Covid-19, yakni sekitar 80 ribu per bulan.

Kemenperin menyatakan penjualan mobil baru menjadi lebih baik setelah relaksasi PPnBM berlau sebab itu program ini, khusus diskon 100 persen untuk mobil maksimal 1.500 cc, diperpanjang.

Menurut rencana awal relaksasi PPnBM mobil maksimal 1.500 cc diteruskan menjadi penerapan diskon 50 persen pada Juni-Agustus dan 25 persen pada September-Desember.

Kemenperin menyatakan PPnBM 100 persen akan diperpanjang hingga Agustus, sedangkan diskon 50 persen diberlakukan setelahnya sampai Desember.

Gaikindo dan para APM menyambut baik rencana ini, namun masih menunggu aturan resminya terbit agar bisa merevisi harga jual mobil baru bulan ini.

Mulai Juni para APM telah merilis harga sesuai relaksasi PPnBM 50 persen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Perkara Pajak , Kuasa Hukum PT. Atlas Anugerah Kencana Anggap Hakim Tidak Berlaku Adil

Wed Oct 13 , 2021
Jakarta – Pada perkara di Pengadilan Pajak antara PT. Atlas Anugerah Kencana selaku Penggugat melawan Direktur Jenderal Pajak selaku Tergugat, Majelis Hakim XIIA (selanjutnya disebut “Majelis”) yang terdiri dari Masdi, SE., MSi., Bambang Sujatmiko, SH., MH., dan Anang Mury Kurniawan, SST., Ak., MSi., telah bersikap tidak adil, berpihak dan tendensius […]