Gugatan Perbuatan Melawan Hukum Terhadap Bank Danamon , Kini Kasus Raibnya Dana Deposito Milik PT BTS Memasuki Babak Baru

98news.id– Jakarta – PT BTS menggugat Bank Danamon terkait penempatan dana deposito. Gugatan ini dilayangkan, karena PT BTS menilai Bank Danamon tidak menjaga deposito dengan baik yang membuat dana deposito tersebut hilang.

Dan kini, Persidangan Gugatan Perbuatan Melawan Hukum terhadap Bank Danamon mulai berjalan, setelah pada tanggal 2 Agustus 2021 PT BTS mengajukan pendaftaran perkara perdata Gugatan Perbuatan Melawan Hukum terhadap Bank Danamon atas hilangnya dana Deposito milik PT BTS sebesar Rp18.000.000.000,- (delapan belas miliar Rupiah).

Sesuai dengan Surat Panggilan Sidang/ Relaas Resmi yang telah diterima oleh Kuasa Hukum PT BTS, sidang pertama atas Gugatan No. 647/Pdt.G/2021/PN.Jkt.Sel. akan dilaksanakan pada tanggal 1 September 2021 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Melalui gugatan ini, Klien Kami berharap agar memperoleh haknya atas penempatan dana Deposito pada Bank Danamon. Hal ini sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan sebagaimana dalam Pasal 37B Undang-Undang Perbankan, Pasal 13 Peraturan Bank Indonesia No. 5/8/PBI/2003 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Bank Indonesia No. 11/25/PBI/2009, dan Pasal 29 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 1/POJK/07.2013, yang mana Bank wajib menjamin dana nasabahnya yang disimpan di Bank bersangkutan dan wajib melaksanakan pengendalian intern serta wajib bertanggung jawab penuh atas segala risiko kegiatan usaha, risiko operasional Bank serta kerugian nasabah yang timbul akibat dari kelalaian Bank.” ujar Rudhi Mukhtar, S.H., M.Kn. dan Indramadhani Taufik, S.H. dari HWMA Law Firm selaku Kuasa Hukum PT BTS.

Diketahui, berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No. 820/PID.SUS/2015/PN.JKT.SEL tanggal 23 Oktober 2015 yang telah berkekuatan hukum tetap, Karyawan Bank Danamon-Kantor Cabang Jakarta Menara Jamsostek dengan menggunakan jabatannya telah melakukan pelanggaran dan kelalaian yang mengakibatkan penempatan dana Deposito milik PT BTS sebesar Rp18.000.000.000,- (delapan belas miliar Rupiah) hilang dan tidak dapat dicairkan. Oleh karenanya, PT BTS mengajukan Gugatan Perbuatan Melawan Hukum dimaksud guna meminta pertanggung jawaban dari Bank Danamon.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Kuasa Hukum Bank BRI Tidak Membawa Surat Kuasa, Kuasa Hukum PT. BTS : Persidangan Di PN Jakarta Pusat Di Tunda

Tue Aug 31 , 2021
Jakarta – Salah satu klien dari Rudhi Mukhtar dari HWMA Law Firm selaku Kuasa Hukum PT Bidakara Taruma Sakti (PT BTS) mengaku tidak bisa mencairkan dana depositonya yang disimpan di BRI senilai Rp15 miliar. Kini, kuasa hukum klien tengah berupaya meminta tanggung jawab BRI terkait persoalan tersebut. PT Bidakara Taruma […]