- Berita Utama, Gaya Hidup, News

Sejumlah Kebiasaan Penurun Imunitas Tubuh

Jakarta: Di masa pandemi Covid-19 saat ini, imun tubuh setiap orang tentu menjadi fokus utama.

Hal tersebut dilakukan agar tubuh tetap terjaga dari penyebaran covid-19 yang saat ini masih menyerang setiap negara di dunia.

Namun, kebanyakkan orang juga tidak memperhatikan atau tidak mengetahui jika imun tubuhnya rendah. Ada beberapa penyebab yang dapat melemahkan sistem imun tubuh, termasuk kebiasaan yang dilakukan sehari-hari.

Apa saja kebiasaan yang dapat menurunkan imunitas tubuh? Berikut rangkumannya.

1. Tidak cukup tidur

Saat tidur, sistem tubuh utama memperbaiki diri. Ketika Anda tidak mendapatkan istirahat yang cukup, jantung, otak, dan sistem kekebalan Anda tidak mendapatkan perawatan yang memadai.

Semakin banyak penelitian yang mengaitkan kualitas tidur yang buruk dengan berbagai penyakit serius, termasuk kanker, penyakit jantung, dan demensia.

Para ahli seperti National Sleep Foundation merekomendasikan agar orang dewasa mendapatkan 7-9 jam tidur berkualitas setiap malam.

2. Konsumsi terlalu banyak alkohol

Sebagaimana dilansir Eat This, Not That!, para ahli telah mengetahui selama bertahun-tahun bahwa terlalu banyak minum alkohol melemahkan sistem kekebalan dalam banyak cara.

Minum terlalu banyak meningkatkan risiko penyakit jantung, infeksi pernapasan, penyembuhan luka yang lambat, sepsis, dan lebih dari 10 jenis kanker.

Untuk menghindarinya, minumlah secukupnya-artinya tidak lebih dari dua gelas sehari untuk pria dan satu gelas untuk wanita-atau abstain.

3. Kurang asupan vitamin D

Memiliki kadar vitamin D yang tidak memadai dalam darah dapat membahayakan sistem kekebalan Anda.

Ahli penyakit menular terkemuka, Dr. Anthony Fauci, mengatakan “Jika Anda kekurangan vitamin D, itu berdampak pada kerentanan Anda terhadap infeksi.”

Dia menambahkan, ada bukti bahwa jika tingkat vitamin D Anda rendah, maka akan memiliki lebih banyak kecenderungan untuk terinfeksi ketika ada infeksi di sekitar.

4. Kesepian

Merasa kesepian tampaknya memicu respons stres yang menyebabkan peradangan di tubuh, yang berpotensi mengganggu jantung, sistem kekebalan, dan otak.

Studi telah menemukan bahwa orang yang melaporkan merasa kesepian memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker, penyakit kardiovaskular, dan demensia.

Agar tubuh anda berfungsi dengan baik, berusahalah untuk tetap terhubung dengan orang lain setiap hari.

5. Stres berkepanjangan

“Cobalah untuk menghindari atau mengurangi stres berat, yang kita tahu terkadang dapat berdampak pada sistem kekebalan tubuh,” kata Fauci.

Stres kronis menyebabkan otak memproduksi lebih banyak hormon stres kortisol, yang memiliki sejumlah efek fisik negatif, termasuk kekebalan yang melemah.

Menurut American Cancer Society, orang yang mengalami stres kronis lebih rentan terhadap flu biasa dan infeksi virus seperti flu.

Kortisol berlebih juga memberi tahu tubuh untuk menyimpan lemak di tempat yang paling tidak enak dilihat: di perut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *